H-1, Harga Kelapa dan Petai naik 100%

SERPONG, TANGSELPOS.com. Hari Raya Idul Fitri adalah hari yang selalu dinantikan setahun sekali umat muslim. Momen spesial ini dijadikan sarana untuk bermaaf-maafan, bersilahturahim kepada sesama rekan atau sanak keluarga. Sudah tentu setiap muslim yang merayakannya akan menyediakan hidangan istimewa dirumahnya untuk menyambut keluarga atau tamu yang berkunjung. Karena umat muslim wajib memuliakan tamu.

Salah satu hidangan spesial yang sudah menjadi tradisi turun temurun adalah hidangan Ketupat. Ketupat adalah makanan terbuat dari beras yang di masukan ke sebuah wadah terbuat dari anyaman daun kelapa lalu direbus hingga 3 jam lamanya. Hidangan ketupat selalu di padukan dengan masakan berkuah santan seperti Opor ayam, Gulai, Rendang dan sambel goreng kentang.

Sesuai dengan hukum supply dan demand bahwa jika permintaan akan sebuah barang meningkat maka supply menjadi terbatas sehingga keterbatasan supplay mempengaruhi harga sebuah produk. Barang yang banyak dicari namun stok terbatas maka barang menjadi mahal. Begitu juga dengan buah Kelapa.

Kebutuhan kelapa sebagai bahan masakan berkuah santan meningkat di H-1 menjelang hari raya. Dari pantauan team redaksi TANGSELPOS.com, dari H-2 harga kelapa naik dari Rp. 15.000 butir hingga Rp. 20.000 perbutir menjelang H-1. Dihari biasa harga kelapa hanya sekitar Rp. 8000 sampai dengan Rp. 10.000 perbutir.

Selain Kelapa, Petai juga mengalami kenaikan harga yang sangat tinggi. Dari harga Rp. 10.000, hingga mencapai Rp. 20.000/ helai.

Berdasarkan pantauan team redaksi TANGSELPOS.com dari H-2 sampai H-1 menjelang Idul Fitri. Harga harga kebutuhan pokok lainya naik berkisar antara 20% hingga 30%, Daging sapi misalnya harga biasanya untuk 1 kg Rp. 120.000, namun menjelang H-1 harganya mencapai 150.000 per kg. Daging Ayam Negri hari biasa harganya sekitar Rp. 35.000/ekor. pada H-1 harga bisa mencapai 55000/ekor.

Dari kenaikan harga barang-barang tersebut, kenaikan harga Kelapa yang bikin ibu-ibu nyesek. Karti seorang ibu yang membeli 7 butir kelapa berkata,” Nyesek banget harga kelapa kemaren masih 15.000 sekarang udah 20.000 untung saya udah beli ayam”. Tuturnya.

Kenikan harga-harga menjelang hari raya lumrah adanya. Sesuai dengan hukum Supply & Demand, semakin banyak yang butuh maka supply berkurang harga menjadi naik, mungkin salah satu cara untuk mensiasati dengan membeli jauh-jauh hari sebelum hari H kali ya?. Tapi ya gak mungkin wong dapet duitnya aja baru kemarin..pengalaman redaksi sih itu mah..(hi..hi..)

(Visited 47 times, 1 visits today)
2 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Contact Us

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x