Katak Tuli

Disebuah desa yang di huni oleh sekumpulan katak, akan diadakan acara rakyat di alun alun guna memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Dalam acara tersebut digelar aneka perlombaan dan pentas kesenian. Salah satunya adalah perlombaan panjat pinang antar katak.

Perlombaan Panjat Pinang antar katak mendapatkan banyak antusias dari warga katak. Pesertanya sangat banyak yang mendaftar. dari katak yang masih berusia ABG sampai katak berusia dewasa. Hadiahnya tidak tanggung-tanggung, satu buah Sepeda Motor Yamaha Nmax terbaru.

Perlombaan Dimulai jam 9 pagi. Para peserta sudah berkumpul di alun-alun dengan bertelanjang hanya memakai celana dalam. Batang pinang pun sudah dibaluri oli sudah siap untuk dipanjat peserta. Peserta dibagi dalam beberapa group. Satu persatu katak mulai memanjat naik, mereka saling injak, berjibaku dengan sesama peserta lainya.

Penonton semakin riuh, berteriak-teriak, tertawa manyaksikan katak-katak yang jatuh berguguran. Waktu telah menunjukan jam 12 siang namun belum ada satu ekor katakpun yang berhasil meraih puncak batang Pinang.

Banyak Katak yang mulai keletihan dan menyerah. Tiba tiba dari kerumunan penonton muncul seekor katak maju ke arena panjat, katak tersebut membuka baju kemudian mulai memanjat, pertama kali baru beberapa meter sudah melorot jatuh diiringi suara tertawaan penonton. Katak tersebut tidak menyerah berusaha terus memanjat, meski jatuh berkali-kali. Hingga sampai jam 4 sore katak tersebut dengan segala upayanya akhirnya bisa mencapai puncak.

Katak tersebut akhirnya bisa mencapai puncak. Namun saat katak tersebut di wawancarai oleh Redaksi TANGSELPOS.com, Jurnalis Tangselpos.com merasa heran, karena jawaban si Katak tidak nyambung.

Kawan katak lainya segera membisikan ke telingan Jurnalis ,”Mas..ma’af dia tuli mas, gak bisa denger, jadi jawabanya gak nyambung,”

Karena Jurnalis tidak mendapatkan jawaban atas pertanyaanya, jurnalispun membuat kesimpulan, oh..ternyata yang menyebabkan Katak tersebut memenangkan lomba karena dia Tuli.

Dari cerita diatas, penulis hendak memberikan pesan bahwa terkadang untuk sukses kita memang harus Tuli. Dengan tidak mendengar komentar-komentar orang kita justru bisa fokus terhadap rencana dan cita-cita kita. Karena pada dasarnya yang tahu kemampuan diri kita adalah diri kita sendiri.

Jadi Jika Sobat Tangsel punya cita-cita dan rencana, jangan dengarkan komentar-komentar orang, Fokus dan yakin kepada kemampuan diri sendiri. Bekerja Keras, Ikhlas dan Berdoa. Insya Allah Berhasil

Berita Terkait:

0 0 votes
Article Rating

Tinggalkan Balasan

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Contact Us

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x