Para Akademisi, Advokat, Aktivis Bersatu Bela Korban Mafia Hukum dan Ketidakadilan.

TANGSELPOS.com. Sebanyak 124 orang yang terdiri dari Advokat, Akademisi, Aktivis dan Paralegal dari seluruh Indonesia bersatu mendirikan Perhimpunan Pejuang Pembela Korban Mafia Hukum dan Ketidakadilan RI atau disingkat P3KMHK2 RI.

Berawal dari sebuah postingan yang diposting oleh Priyanto, Ketua DPC IKADIN Tangerang di Group Wattsapp begini postinganya;

MEMBERANTAS MAFIA HUKUM

Praktek mafia hukum di Pengadilan, Kejaksaan, Kepolisian dan Badan Pertanahan
Nasional provinsi/Kabupaten bukanlah hal yang baru. Bagaimana modusnya tentu para
penegak hukum yang terlibat langsung dalam praktek mengetahui masalah ini, mulai
dari jual beli putusan, praktek penyuapan untuk mengabulkan atau menolak gugatan,
praktek penyuapan terkait dengan SP3 atau menjadikan sesorang sebagai tersangka
dengan bukti yang tidak kuat atau bukti rekayasa.
Dibidang pertanahan, praktek mafia tanah dilakukan dengan membuat keterangan
palsu dalam akta otentik, mencaplok tanah masyarakat dengan melebihi ukuran yang
biasanya dilakukan pengembang, memalsukan dokumen, membeli tanah garapan
diatas tanah milik orang lain, dan lain sebagainya.
Advokat sebagai bagian dari instrument penegakkan hukum hanya jadi penonton
bahkan menjadi korban mafia hukum. Untuk itu perlu di bentuk Lembaga Bantuan
Hukum Korban Mafia Hukum.
Melalui grup WA ini saya mengajak tukar pikiran apakah perlu kita mendirikan Lembaga
Bantuan Hukum Korban Mafia Hukum.
Silakan rekan-rekan memberikan tanggapan untuk tugas mulia ini. Semakin banyak
anggota kita, semakin kuat lembaga kita.

Jakarta, 17 September 2021
Salam Perjuangan
Priyanto

Postingan diatas langsung mendapat respon secara massif, hanya dalam waktu 5 hari sebanyak 100 orang telah mendaftarkan diri bersedia bergabung bertekad berjuang bersama dalam memberantas Mafia Hukum yang sudah sangat merusak sendi-sendi kehidupan bangsa. Anggota berasal dari Aceh hingga Papua bahkan ada yang saat ini berada di Hongkong.

Setelah terkumpul sebanyak 124 orang, anggota segera mengadakan rapat pleno guna menentukan bentuk dan struktur organisasinya.

Menurut Priyanto Ketua Umum P3KMHK2 RI terpilih dalam rapat pleno pertama yang diselenggrakan pada Sabtu (25/9/21) ” Memberantas Mafia Hukum bukanlah perkara mudah, Untuk melawan Mafia Hukum kita harus kuat, yang kita lawan bukan sembarangan, kita butuh orang-orang kuat, berani dan memiliki loyalitas dan semangat yang sama” tutur Priyanto.

Rapat Pleno I juga meminta agar anggota yang tersebar diseluruh wilayah Indonesia segera berkoordinasi dengan rekan sewilayahnya untuk segera membuat Kantor Perwakilan di daerahnya masing-masing sehingga Para Pejuang Pembela Korban Mafia Hukum dan Ketidakadilan bisa menjangkau luas keseluruh Indonesia.(tgh)

0 0 votes
Article Rating

Tinggalkan Balasan

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Contact Us

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d blogger menyukai ini: