Sering Buat Resah Masyarakat, Ini Pendapat Para Praktisi Hukum Tentang ORMAS

TANGERANG, TANGSELPOS.com – Organisasi sosial atau Ormas sering kali menimbulkan kontroversi di masyarakat luas, sebagai wujud kebebasan berdemokrasi akan bersosial dan berorganisasi di masyarakat, namun acap kali sering menjadi masalah bahkan mendapatkan opini buruk di masyarakat.

Berikut ini penjelasan beberapa praktisi hukum tentang ormas.

Menurut ahli hukum pidana Universitas Komputer Indonesia di Bandung, Ormas suatu perkumpulan masyarakat yang memang diperkenankan Undang-undang (UU) untuk kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan, tujuan ormas baik namun bisa saja disana sini ada oknum-oknum yang bertindak tidak baik, itu kembali kepada individu-individu atau manusianya.
Jelas Dr. Musa Darwin Pane, S.H.,M.H Mantan ketua umum Peradi Bandung.

Dr. Musa Darwin Pane S.H.,M.H

Sementara itu ahli hukum Universitas Mathla,ul Anwar Banten Dr. Kriswanto, S.H., SE., M.H., M.M., M.Si, mengatakan bahwa sebenarnya tujuan dibentuknya Ormas sudah tercantum dalam UU No 16 tahun 2017 Tentang Organisasi Kemasyarakat pasal 5 yang menyatakan bahwa ,

“Dibentuknya Ormas adalah untuk meningkatkan Partisipasi masyarakat dan keberdayaan masyarakat, memberikan pelayanan kepada masyarakat, menjaga nilai agama dan kepercayaan kepada Tuhan YME, melestarikan norma, nilai , moral, etika dan budaya yang hidup dalam masyarakat dan mewujudkan Tujuan negara sebagaimana tercantum dalam alinia ke 4 pembukaan UUD 1945.

Dr. Kriswanto, S.H., SE., M.H., M.M., M.Si

Jadi jika ada Ormas yang melakukan tindakan yang meresahkan masyarakat maka Ormas tersebut perlu di berikan sanksi sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku”, pungkasnya(red)

Baner LMB

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Contact Us

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x