Lasser 21 Adakan Acara Halal Bi Halal Satukan Alumni STM Veteran Jalur Serpong

SERPONG, TANGSELPOS.com- Gabungan alumni tiga sekolah SMK yang tergabung dalam sebuah wadah Lasser 21 mengadakan acara Halal Bi Halal di Teras Riung Serpong pada hari Kamis (26/5). Para alumni merupakan jebolan dari Tiga sekolah SMK, diantaranya SMK Negeri IV Tangerang atau yang lebih dikenal dengan STM 80, SMK Yuppentek atau lebih dikenal dengan 76, dan VOCTECH. Ketiga sekolah tersebut merupakan sekolah legendaris di Tangerang sejak era tahun 80 an hingga sampai saat ini.

Para Pendiri Lasser 21 (dari kiri ke kanan, Wahyu Herlambang, Agus Wijaya, Apri Hadiyanto

Menurut Agus Wijaya, atau yang lebih akrab dipanggil Bang Azha, salah satu Alumni pendiri Lasser 21, Lasser 21 dibentuk secara alamiah, tidak ada ceremonial bahkan AD-ART, berdiri pada tahun 1998 berangkat dari rasa semangat solideritas dan rasa saling menjaga keselamatan sesama teman. Pada waktu itu marak terjadi tawuran antar pelajar STM, dan kebanyakan yang menjadi korban justru siswa yang  pulang atau berangkat kerumah sendirian. Dengan pulang berangkat sekolah secara bersama-sama maka secara manusiawi menumbuhkan mental keberanian.

 “Lasser 21 ini cikal bakalnya anak-anak stm veteran, ada STM 80, Yuppentek, Pacul sama Voctech yang berangkat-pulang sekolah bareng-bareng, “ Kita pulang bareng-bareng bukan karena takut, tapi kita saling melindungi sesama teman, dulu kita setiap pulang pasti ngelewatin terminal Cikokol, dan di terminal ini sering sekolah yang musuhin kita mantekinnya disitu. Kalau pulang sendirian pas apes wah pasti disayur deh, Nah lasser 21 ini lah terbentuknya anak-anak STM Veteran yang rumahnya di Serpong, Pamulang, bahkan Bogor, karena  mereka kan melewati satu jalur yang sama, jalur Serpong” demikian Tuturnya.

Alumni STM Veteran

Menurut Ketua Pelaksana, Rohadinata atau yang lebih akrab dipanggil Bang Rendy dalam sambutanya menuturkan bahwa, tujuan acara ini adalah memperkuat tali silahturahim meningkatkan soliditas antara sesama alumni STM Veteran terutama yang lokasi rumahnya di daerah Jalur Selatan, dari Kebon Nanas, Warung Mangga, Priang, Serpong hingga Bogor.

“Dengan Silahturahmi kita bisa saling mengenal, bertukar informasi,  membuka komunikasi bisnis, secara otomatis juga akan membuka pintu rezeki bagi kita” demikan tutur Rendy

Rendi Ketua Pelaksana Acara

 Acara Halal Bi Halal, di hadiri oleh alumni angkatan muda Edi Kurnianto Alumni tahun 2018 hingga para sesepuh Bang Rajat alumni angkatan tahun 1985 dan bang Nurman Alumni angkatan tahun 1991.

Sebagai alumni senior, Rajat dan Nurman sangat mengapresiasi kegiatan ini, dalam sambutanya beliau takjub dengan Lasser 21 ini, karena Lasser 21 ini anggotanya tidak hanya alumni dari satu sekolah saja melainkan gabungan dari 3 sekolah, “ Saya sudah tidak bisa berkata-kata lagi, dulu saya itu berpikir gak punya temen, tapi sejak sering ikut-ikut acara, silahturahmi ternyata temen saya banyak, wah..kalau liat kita punya teman sebanyak ini, kita gak mungkin pusing nyari duit, karena ini potensi yang bisa dijadiin duit, dalam tanda kutip kita bisa gali potensi ini bisa jadi usaha yang bisa bikin kita punya duit”, begitu tutur Rajat dalam sambutanya.

Rajat, Alumni Angkatan 1985 sedang memberikan sambutan

Acara halal bihalal berlangsung sangat meriah, sambil mendengarkan live music lagu-lagu Slank, DEWA 19,  yang dibawakan oleh DFN Band, band dari alumni STM 80 membuat suasana acara serasa kembali ke era tahun 90 an.

Nurman Alumni Angkatan 91, ketua Alumni Basis Selatan (Bassel)

STM Veteran adalah sebutan untuk Sekolah SMK yang berada di Jalan Veteran Kota Tangerang. Ada empat buah sekolah kejuruan yang lokasinya bersebelahan, yaitu SMK Negeri 4 Tangerang atau yang lebih dikenal dengan sebutan STM 80, STM Yuppentek atau yang lebih dikenal dengan STM 76, SMK Pertanian atau yang lebih dikenal dengan Pacoel,  serta VOCTECH atau yang lebih dikenal VOC 1602.

Menurut para alumni, Sekolah kejuruan itu sudah ada sejak tahun 80 an, dan telah meluluskan ribuan alumni yang tersebar di seluruh Tangerang dan menempati posisi-posisi penting baik pemerintah, swasta maupun membuka usaha sendiri. Di eranya, STM veteran merupakan sekolah favorit. Karena sebelum Kota Tangerang Selatan berdiri, sekolah-sekolah bagus dan favorit  hanya ada di Kota Tangerang dan jumlahnya masih sedikit. Itu yang membuat orangtua rela menyekolahkan anak-anaknya jauh-jauh dari Bogor, Balaraja, Rajeg, Teluk Naga, hanya untuk menyekolahkan anaknya di Kota Tangerang. Bahkan STM 80 adalah satu-satunya STM negeri di Tangerang yang menjadi incaran para orang tua pada waktu itu.

Reporter: Agus wijaya, Eep Tirtayasa

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Contact Us

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x