Daya Pikat Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Internasional

Pengertian Bahasa Indonesia menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah sistem lambang bunyi yang arbitrer, yang digunakan oleh anggota suatu masyarakat untuk bekerja sama, berinteraksi, dan mengidentifikasikan. Bahasa Indonesia menjadi bahasa resmi yang digunakan masyarakat untuk berkomunikasi.Selain sumber daya alam yang memesona, ragam seni budaya yang menarik minat wisatawan, pebisnis ataupun peneliti dari luar negara,bahasa yang sekaligus menjadi bahasa persatuan Indonesia ini belakangan juga diminati dan banyak digunakan oleh penutur asing di beberapa negara. Namun disamping itu, terdapat potensi dan tantangan bagi bahasa Indonesia menuju bahasa internasional. Tantangan pada judul kali ini menggugah untuk mengatasi masalah yang terjadi, seperti penggunaan bahasa gaul dikalangan milenial dan hambatan bagi penutur asing.

Mengutip dari jurnal Dya Fatkhiyatur Rohimah tahun 2018 yang berjudul Internasionalisasi Bahasa Indonesia dan Internalisasi Budaya melalui BIPA menyebut bahwa selain di Indonesia, beberapa negara lain terdapat kecenderungan untuk belajar bahasa Indonesia. Kecenderungan ini dibuktikan dengan diakui nya bahasa Indonesia sebagai salah satu bahasa resmi di negara-negara lain seperti Timor Leste dan Vietnam hingga menjadi bahasa popular ke-empat di Australia.

Pengajaran bahasa Indonesia untuk penutur asing dari berbagai Program Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (BIPA)yang dibentuk oleh Badan Bahasa Kemendikbud semakin berkembang sehingga dapat membantu mengenalkan bahasa Indonesia di kancah dunia, menyampaikan informasi tentang Indonesia, termasuk memperkenalkan masyarakat dan budaya Indonesia, juga menjadi salah satu bahasa yang dipakai oleh dunia internasional. Adanya program ini menjadi nilai positif bagi universitas di Indonesia untuk ikut serta dikenal secara internasional.

Seorang mahasiswa jurusan Bahasa Melayu-Indonesia di Hankuk University of Foreign Studies, Korea Selatan, Park Jae Hyun menyebutkan dalam sebuah jurnal nyadi tahun 2015 yang berjudul Potensi dan Tantangan Bahasa Indonesia Menuju Bahasa Internasional  bahwa sudah ada tiga Universitas di Korea Selatan telah membuka jurusan yang berkaitan dengan bahasa Melayu-Indonesia. Hubungan yang terjalin baik antara Korea Selatan dan Indonesia yang menimbulkan rasa ingin tahu orang Korea terhadap Indonesia salah satunya dengan cara mempelajari bahasa Indonesia baik melalui program di universitas ataupun program BIPA.Selain mudah dalam pelafalan dan tidak adanya tenses pada kalimat bahasa Indonesia,alasanlain mengapa bahasa Indonesia menjadi daya pikat bagi orang asing adalah fakta bahwa bahasa Indonesia termasuk kedalam 10 besar dengan penutur terbanyak didunia dengan 199 juta penutur yang masih bertambah hingga saat ini. Beberapadari mereka belajar dengan tujuan berwisata ke Indonesia, untuk kebutuhan kerja, atau memang bertujuan untuk belajar bahasa Indonesia.

Namun tantangan bagi penutur bahasa Indonesia pun tak dapat dihiraukan, pada era milenial saat inibanyak dari anak-anak hingga orang dewasa menggunakan bahasa gaul yang perlahan menggeser bahasa baku Indonesia. Meski awalnya terlihat keren, bahasa gaul ini dapat berakibat buruk bagi bahasa Indonesia karena bahasa gaul dapat menyulitkanpemahaman dan pemakaian bahasa Indonesia terutama bagi turis dan penutur asing, bahasa gaul ini dapat menurunkan derajat bahasa Indonesia karena anak-anak dan remaja lebih memilih menggunakan bahasa gaul sehingga bahasa Indonesia dianggap kuno dan dapat menyebabkan punahnya bahasa Indonesia. Tantangan lainmenurut penutur adalah penggunaan bentuk kata pada bahasa Indonesia masih belum konsisten dan mereka sering keliru menggunakan imbuhan. Hal ini terjadi karena dalam Program BIPA hanya memelajari bahasa Indonesia baku sehingga pemahaman orang asing sangat terbatas saat berada di tengah kehidupan nyata terutama ketika berbaur dengan masyarakat Indonesia, dimana bahasa Indonesia digunakan berdasarkan kebiasaan masyarakat.

Oleh karena itu, perlu pengembangan dalam pemakaian bahasa dan program BIPA agar bahasa lisan diadakan dalam kurikulum pembelajaran bahasa Indonesia untuk penutur asing, serta pentingnya mengubah kebiasaanberbahasa Indonesia yang benar dikalangan anak-anak, remaja dan orang dewasa bagi perkembangan bahasa Indonesia di kancah internasional. Tentu diperlukan kerjasama antara Pemerintah, Ahli bahasa, Dosen, guru, Mahasiswa, dan masyarakat umum untuk ikut serta dalam meningkatkan pemakaian bahasa Indonesia ditingkat Internasional.Dari penjelasan di atas bisa dikatakan bahwa bahasa Indonesia dapat berperan sebagai ilmu pengetahuan, teknologi serta mampu sebagai wahana komunikasi di dunia budaya, seni dan lainnya. Dengan begitu, dapat dipastikan bahwa bahasa Indonesia mampu sebagai sarana komunikasi di dunia internasional. Ayo perbaiki dan gunakan bahasa Indonesia yang tepat dan benar!

Ditulis oleh : Alifah Sekar Ardiansyah, Mahasiswa S1 Akuntansi Universitas Pamulang.

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Contact Us

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x